Ketika kita berbicara tentanglaser dalam modul optik, kita benar-benar membahas inti dari setiap transceiver. Tanpa laser yang tepat, tidak ada optimasi desain yang dapat memberikan kinerja yang stabil dan berkecepatan tinggi. Dalam jaringan saat ini, beberapalaser umumbanyak digunakan, masing-masing cocok untuk jarak transmisi dan aplikasi yang berbeda.

VCSEL (Laser Pemancar Permukaan Rongga Vertikal)
Di antara yang palinglaser umumDalam modul optik untuk aplikasi jarak pendek, VCSEL banyak digunakan dalam modul 850nm seperti 10G SR dan 25G SR. Laser ini dalam modul optik hemat biaya, hemat energi, dan ideal untuk pusat data dengan tautan di bawah 300 meter.


Laser FP (Laser Fabry–Pérot)
Jenis laser ini adalah anggota lain dari keluargalaser umumLaser FP dalam modul optik biasanya ditemukan dalam desain berbiaya rendah yang mendukung jarak pendek hingga menengah, biasanya di bawah 2 km. Meskipun tidak seakurat jenis lain, laser ini berfungsi dengan baik dalam aplikasi di mana biaya dan kesederhanaan menjadi pertimbangan penting.


Laser DFB (Laser Umpan Balik Terdistribusi)
Saat dibutuhkan jarak yang lebih jauh, DFB menjadi pilihan utama. Inilaser dalam modul optikMemberikan panjang gelombang yang stabil dan lebar garis yang sempit, sehingga menjadikannya sangat diperlukan dalam jaringan metro dan akses. DFB adalah salah satulaser umumuntuk jarak 10 km dan lebih jauh, menyeimbangkan antara performa dan keterjangkauan harga.


EML (Laser Modulasi Elektro-Absorpsi)
Untuk aplikasi kecepatan tinggi dan jarak jauh, EML sangat penting. Inilaser dalam modul optikMenggabungkan DFB dengan modulator terintegrasi, menghasilkan integritas sinyal yang superior bahkan pada kecepatan 10G, 100G, atau 400G. EML bukan sekadar salah satu dari sekian banyaklaser umum; ini adalah perangkat andalan dalam jaringan tulang punggung berkapasitas tinggi.


Keunggulan ESOPTIC
PadaESOPTIKKami memilih dan mengintegrasikan teknologi laser yang tepat berdasarkan kebutuhan pelanggan. Baik menggunakan VCSEL untuk pusat data yang sensitif terhadap biaya atau EML untuk jaringan jarak jauh yang menuntut, kami memastikan modul optik kami memberikan keseimbangan ideal antara kinerja, keandalan, dan nilai. Alih-alih memaksakan satu solusi, ESOPTIC menyesuaikan solusi yang tepat untuk kebutuhan pelanggan.laser dalam modul optikuntuk memenuhi beragam kebutuhan penugasan.
Kesimpulan
Memahamilaser umumPenggunaan laser dalam modul optik sangat penting bagi para insinyur. Setiap jenis laser memiliki kekuatan, keterbatasan, dan aplikasinya masing-masing. Dengan mengenali perbedaan ini, operator dapat membuat pilihan yang tepat untuk jaringan mereka. Di ESOPTIC, komitmen kami adalah untuk memberikan solusi yang menggabungkan teknologi laser terbaik dengan kontrol kualitas yang ketat, memastikan setiap tautan optik efisien dan andal.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Laser apa saja yang paling umum digunakan dalam modul optik?
VCSEL, FP, DFB, dan EML adalah empat kategori utama.
2. Mengapa laser VCSEL dalam modul optik populer untuk pusat data?
Karena hemat biaya dan dioptimalkan untuk aplikasi jangkauan pendek dan volume tinggi.
3. Apa perbedaan laser DFB dalam modul optik dengan laser FP?
DFB memberikan panjang gelombang yang lebih stabil dan jangkauan yang lebih jauh dibandingkan dengan FP.
4. Apakah laser EML dalam modul optik diperlukan untuk tautan 400G?
Ya. EML banyak diadopsi dalam jaringan jarak jauh berkecepatan tinggi dan jaringan tulang punggung.
5. Bagaimana ESOPTIC memilih laser yang tepat untuk modul optiknya?
Dengan menyelaraskan kebutuhan pelanggan dengan skenario aplikasi, sehingga memastikan keandalan dan efektivitas biaya.











